Rumah
Rumah
Teriknya siang buatku menyelam lebih dalam menghindarinya,
Kala semua mata tertuju pada satu titik gemerlap,
Aku menyelam lebih dalam, sebab teriknya tak menguatkan
Rasanya, pundak ini terlalu renta terhadap harapan yang ada
Rasanya, semua pujian tak lagi membuatnya merekah
Rasanya, segala cacian tak lagi membuatnya meletakkan tetes air mata
Hanya saja, hiruk pikuknya dunia membuatnya ingin berlari
Bersembunyi, di balik karang laut ini
Rasanya, hari ini ku ingin menarik selimut kembali
Menjauhi sinar mentari, pun kalimat yang tak tau diri
Rasanya, aku ingin pulang,
Kembali ke wanita kecil yang menyambutku lebih meriah dari seisi dunia
Terimakasih diri kecilku,
Tlah menjadi rumah, kala dunia terlalu ramai
June 14th, 2024
Komentar
Posting Komentar