Tafta dan Tuftu Karya Skizera Amalia (Rara) Hai nama aku Riska, aku punya kakak perempuan satu. Dan kali ini ia menjadi monster yang lebih menakutkan dari biasanya. Razki Anta Pratiwi, seorang gadis yang didambakan oleh semua lelaki di dunia ini. Mungkin… Kulit putih bening dengan badan ideal dan wajah yang jelita, ditambah ramahnya pada semua orang, ohya satu lagi. Dia selalu dikejar lelaki bila memakai parfum itu. Aku terlahir saat ka Razki masuk kelas TK Besar. Kata mama, aku punya yang ka Razki tidak punya. Hanya satu, mata yang begitu indah. Biru, dan berbeda dari yang lainnya. Ketika aku umur 3, kata mama aku sering menunjuk kepala ka Razki dan berkata ada peri jahat didalamnya. Tapi yang dilakukan ka Razki adalah langsung memelukku dan p...
Postingan
Menampilkan postingan dari Agustus, 2019
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
-Agustus lagi- Karya Skizera Amalia (Rara) Inspired by Roadtrip – Stranger Bulan april datang dengan senyuman Pagi tiba dan burung bersiulan Tersadar bahwa ini hari baru Seperti mimpi kata kata darimu Menghancurkanku tanpa peringatan Ya, kukira aku baik saja Ya, kukira kau kan kembali Beribu kali kucoba hubungi Datang dalam mimpi Karna nyatanya ku tak berani Memenangkan ego, memulai pertengkaran lagi Hari ini kau terlihat baik saja Berlari kecil depan rumahku Ku salip langkah itu Dan berakhir ditempat biasa Duduk menunduk dibawah lampu jalan Dengan kenangan memegang fotomu Berharap kelak kau kan menyapaku Setidaknya begitu Sebelum kau menjadi orang asing
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bintang dan Laut Karya : Skizera Amalia (Rara) Inspired by Donny Candra Kala itu panas matahari membakar para turis pantai sedangkan Bintang Laut asyik bermain dengan teman temannya; Kerang, Penyu, Bulu babi dan Ikan Pari. ‘Ayo main petak umpet! ’ seru Kerang. ‘Hompimpa alaium gambreng, pak camat pake baju rombeng, pit alaipit kuda lari kejepit’ ‘YAK Bulu babi yang jaga, ayo sembunyii!!’. Kerang dan Ikan Pari terbang lalu mengubur dirinya dalam pasir, lalu Penyu mencoba masuk ke dalam rerumbunan tanaman laut, sedangkan bintang laut mencoba bersembunyi didalam karang namun tetap terlihat. Satu persatu mereka ditemukan, dan mengulangi permainan itu lagi sekiranya lima kali lagi. Matahari terlihat sudah hampir terpeleset menandakan malam segera tiba. Mereka berlari kerumah masing masing. ‘ BOOM!!!’ suara ledakan itu membuat mereka berlari lebih kencang, terkecuali Bintang Laut. Bukan...