Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

Marah

 Marah Sepertinya tidak lain rasa yang berkecamuk di hati ini sebabnya kamu Susah payah ku coba melupakan kejadiannya Malah lukanya datang tanpa aba aba Berbalik badan mencoba melupa Malah cermin dan bayangan yang muncul di depan mata Aku marah Tapi bukan soal memori yang menyapa Aku marah Sebab karenanya kini ku menderita Mengapa ku tiru cermin yang jelas salah Mengapa ku ikuti langkah yang jelas membuat lelah Hatiku kini kembali patah Sebab amarah memecahkannya Pikirku kini kembali lemah Sebab tak sanggup menyapa dua sisi yang sama Aku marah Dan terus ku bertanya pada siapa yang tak bersuara Mengapa? Mengapa aku menjadi dia?

Kupu

 Kupu Kali ini yang ku ucap bukan sebuah tanya Melainkan sebuah rasa yang jelas adanya Rasa itu tumbuh dari bibit senyumnya Yang dipupuk oleh sentuh lembutnya Lalu disiram oleh sorot matanya Setiap kata yang terucap, seolah mentari menyinarinya Rasa itu kemudian hadir bersama kupu berwarna warni dalam perutnya Menunggu seperti mau meledak, pertanda ia kini bisa dijumpa Sehangat peluk tubuhnya, rasa itu lebur pada waktu yang terhenti sementara Sepertinya, rasa itu ada sebab terbiasa Hidup satu atap membuatnya bersemi tak menentu arah Seolah keliru, namun ia tau bahwa rasanya kini tlah mutlak Pada kupu ia berkata, aku jatuh cinta, pada seorang manusia bernama dia Sep 9th, 2024

Rumah

 Rumah Teriknya siang buatku menyelam lebih dalam menghindarinya, Kala semua mata tertuju pada satu titik gemerlap, Aku menyelam lebih dalam, sebab teriknya tak menguatkan Rasanya, pundak ini terlalu renta terhadap harapan yang ada Rasanya, semua pujian tak lagi membuatnya merekah Rasanya, segala cacian tak lagi membuatnya meletakkan tetes air mata Hanya saja, hiruk pikuknya dunia membuatnya ingin berlari Bersembunyi, di balik karang laut ini Rasanya, hari ini ku ingin menarik selimut kembali Menjauhi sinar mentari, pun kalimat yang tak tau diri Rasanya, aku ingin pulang, Kembali ke wanita kecil yang menyambutku lebih meriah dari seisi dunia Terimakasih diri kecilku, Tlah menjadi rumah, kala dunia terlalu ramai June 14th, 2024